Arsip Bulanan: Februari, 2018

Ta’awun Menolak Tambang

KERTAS POSISI UNTUK MUHAMMADIYAH 054/PRENAS/IV/2024 Assalamualaikum wr. wb Segala puji bagi Allah Subahanahu Wata’ala Tuhan Semesta Alam. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Sang Rahmatan lil ‘alamin, Nabi Muhammad Salallahu’alaihi Wasallam. Kami Kader Hijau Muhammadiyah, manifestasi dakwah Muhammadiyah dalam rangka membentuk masyarakat ekologis untuk menjaga kelestarian lingkungan di muka bumi, menyampaikan pandangan kami terhadap tawaran konsensi tambang yang menyasar ke Organisasi Masyarakat (ORMAS) Keagamaan yang termatup pada perubahan...

Mari Pulang, Marilah Pulang Bersama-sama

Bagaimana kalian menghadapi masa-masa akhir selesai kuliah? Kalau aku lumayan jengkel, karena dahulu, lebih dari tiga tahun aku dituntut menjadi anak kuliah-pulang kuliah-pulang. Kejengkelan yang lain adalah menyadari waktu berproses dan bersenang-senangku hampir usai. Apa yang kulakukan? Mengolor waktu adalah pilihan sadar. Kuliah yang harusnya mampu kuselesaikan tepat waktu atau bahkan lebih cepat, sengaja kutunda dengan alasan pemaafan masa kuliah strata satu di usia dua...
spot_img

Goa Ngerit, Destinasi Wisata dengan Wajah Baru

Sejak dipimpin oleh dua sosok muda, Mas Emil dan Mas Ipin, banyak destinasi wisata yang diperbarui bermunculan di Trenggalek. Salah satunya adalah Goa Ngerit. Goa...

Koperasi Pinjam dan Bumdes Papan Nama

Dua program pemerintah yang dalam asumsi saya nunggal-misah yakni: Koperasi Unit Desa (KUD) dan badan usaha milik desa (bumdes) nyaris tak terdengar kiprahnya. Mengapa hal...

Untuk (Si)apa Pembangunan Pertanian Terpadu?

Kabar mengenai pembangunan pertanian terpadu di Trenggalek sebenarnya sudah mencuat sejak tahun 2017. Saya tidak heran, karena neuron limbik saya sudah menyepakati bahwa akhir...

Sepenggal Cerita dari Munjungan

Munjungan pagi itu bagai es krim siap dikudap. Gunung-gunung dan rumah-rumah tampak cemerlang seperti habis dibereskan, entah oleh siapa. Gunung-gunung di sebelah utara sana...

Fenomena Bunuh Diri di Munjungan

Membincangkan daerah Munjungan memang tidak akan pernah ada habisnya. Menurut orang tua, kata Munjungan berartikan “Munjung-munjung pangan,” artinya adalah berlimpahnya pangan dari hasil bumi....

Efek Samping Sengon

Sengon banyak dipilih warga kampung saya untuk mengisi lahan kosong. Batang/kayu-nya biasanya dipanen sekira 3 - 5 tahun setelah ditanam. Setelah pembelian bibit antara...
00:02:22

Munjunganisme

Ketertinggalan dan terabaikan dalam pembangunan adalah hal yang lumrah dirasakan warga masyarakat Kecamatan Munjungan, Trenggalek. Ketika warga kecamatan lain telah berpuluh tahun menikmati gilang-gemilangnya...