Nama seorang anak dipanggil, disertai tepuk tangan hadirin. Anak itu berjalan dari kerumunan menuju panggung. Pembawa acara memperkenalkan lebih lengkap anak tersebut: duduk di kelas berapa, dari sekolah mana, dan prestasi apa saja yang sudah dicapai. Setelah anak berada di panggung, pembawa acara melanjutkan memanggil nama anak yang lain. Begitu seterusnya hingga beberapa nama selesai dipanggil.
Satu persatu secara berurutan, seseorang menyerahkan piagam dan tropi...
Sejak dipimpin oleh dua sosok muda, Mas Emil dan Mas Ipin, banyak destinasi wisata yang diperbarui bermunculan di Trenggalek. Salah satunya adalah Goa Ngerit.
Goa...
Dua program pemerintah yang dalam asumsi saya nunggal-misah yakni: Koperasi Unit Desa (KUD) dan badan usaha milik desa (bumdes) nyaris tak terdengar kiprahnya.
Mengapa hal...
Kabar mengenai pembangunan pertanian terpadu di Trenggalek sebenarnya sudah mencuat sejak tahun 2017. Saya tidak heran, karena neuron limbik saya sudah menyepakati bahwa akhir...
Munjungan pagi itu bagai es krim siap dikudap. Gunung-gunung dan rumah-rumah tampak cemerlang seperti habis dibereskan, entah oleh siapa. Gunung-gunung di sebelah utara sana...
Membincangkan daerah Munjungan memang tidak akan pernah ada habisnya. Menurut orang tua, kata Munjungan berartikan “Munjung-munjung pangan,” artinya adalah berlimpahnya pangan dari hasil bumi....
Sengon banyak dipilih warga kampung saya untuk mengisi lahan kosong. Batang/kayu-nya biasanya dipanen sekira 3 - 5 tahun setelah ditanam. Setelah pembelian bibit antara...
Ketertinggalan dan terabaikan dalam pembangunan adalah hal yang lumrah dirasakan warga masyarakat Kecamatan Munjungan, Trenggalek. Ketika warga kecamatan lain telah berpuluh tahun menikmati gilang-gemilangnya...