24.5 C
Trenggalek
Jumat, Agustus 12, 2022
ReportaseUPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Pelatihan Bahasa Inggris untuk Tour Guide di...

UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Pelatihan Bahasa Inggris untuk Tour Guide di Trenggalek

Trenggalek Pada hari Kamis tanggal 7 Juli 2022, tim pengabdian masyarakat dari UPN “Veteran” Jawa Timur melalui program PIKAT (Pemanfaatan IPTEKS bagi Masyarakat) bekerja sama dengan American Corner Universitas Muhammadiyah Malang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, dan Pokdarwis Desa Pandean, Kecamatan Dongko, menggelar program pelatihan bahasa Inggris untuk tour guide desa wisata di Kabupaten Trenggalek yang bertajuk “Program English for Tourism untuk Pemberdayaan Tour Guide di Desa Wisata Kabupaten Trenggalek”.

Pelatihan ini bertempat di Taman Watu Kandang, sebuah destinasi wisata di Desa Pandean, Kecamatan Dongko, yang beberapa waktu lalu cukup menyita perhatian karena dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno.

Tim pengabdian masyarakat dari UPN Veteran Jawa Timur
Tim pengabdian masyarakat dari UPN Veteran Jawa Timur/Foto: Dokumen Dwi Wahyuningtyas

Program ini diinisiasi oleh tim pengabdian masyarakat skim PIKAT yang diketuai oleh dosen Fakultas Hukum UPN “Veteran”, Jawa Timur, Dwi Wahyuningtyas, S.Pd., M.A. dan beranggotakan Kepala American Corner UMM, Ria Arista Asih, PhD., dan dua mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur, Alyaa’ Chiquita Fairuzara A. R., dan Fredik Yunior Heuvelman, serta dibantu oleh instruktur bahasa dari lembaga bahasa UMM, Roro Millatu Al-Ghaniy, S.S.

Peserta yang datang berasal dari beberapa desa wisata yang ada di Trenggalek, seperti Desa Wisata Masaran, Desa Karangturi, Desa Ngulungwetan, Desa Wisata Munjungan, Desa Wisata Nglebeng, Desa Wisata Pandean, Desa Wisata Sumberbening, Desa Wisata Wonoanti, Desa Wisata Gandusari, Desa Wisata Tegaren, Desa Wisata Gading, Desa Wisata Wonocoyo, Pogalan, Desa Wisata Pakis, Desa Wisata Depok, Desa Wisata Suruh, dan Kakang Mbakyu Trenggalek.

Peserta nampak antusias mengikuti jalannya pelatihan yang lebih difokuskan pada sesi diskusi dan praktik. Bahkan beberapa di antaranya menempuh perjalanan hingga 2 jam demi mengikuti pelatihan ini. Peserta dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok terdapat fasilitator yang membantu peserta dan memimpin jalannya diskusi. Adapun fasilitator yang bertugas adalah tim pengabdian masyarakat itu sendiri.

Tim pengabdian masyarakat dari UPN Veteran Jawa Timur
Tim pengabdian masyarakat dari UPN Veteran Jawa Timur/Foto: Dokumen Dwi Wahyuningtyas

Tony Widianto, S.Hut., MT., M.Sc. selaku Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Trenggalek, yang juga turut menghadiri dan membuka acara berharap bahwa acara tersebut dapat berlanjut dan berdampak positif bagi pelaku wisata khususnya tour guide desa wisata di Kabupaten Trenggalek. Harapan senada diungkapkan oleh ketua pengabdian masyarakat, Dwi Wahyuningtyas, S.Pd., M.A. yang mengungkapkan bahwa acara pelatihan tersebut adalah awal dari serangkaian kegiatan pengabdian dan penelitian yang ditargetkan akan berlanjut di tahun berikutnya.

Selain ilmu yang bermanfaat dan modul English for Tour Guide, peserta juga akan menerima souvenir dari American Corner UMM dan e-certificate sebagai tanda bahwa peserta yang bersangkutan telah mengikuti program pelatihan. Diharapkan ke depannya, program serupa tetap terselenggara secara berkesinambungan, sehingga manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh para tour guide, namun juga oleh para pelaku wisata lainnya di Trenggalek.

Dwi Wahyuningtyas
Dwi Wahyuningtyas
Akrab dipanggil Tyas. Adalah seorang perempuan asli Desa Ngepeh, Tugu, yang sekarang mengabdikan diri sebagai pengajar di UPN Veteran Jawa Timur. Di waktu luang, sangat suka membaca dan menonton drama kolosal China. Sampai sekarang masih berpikir bagaimana caranya bisa berkontribusi untuk Trenggalek.
ARTIKEL TERKAIT

Ramai dibicarakan

Artikel Terbaru