Media jurnalisme warga terbaik Tahun 2022 versi AJI

Media jurnalisme warga terbaik Indoensia Versi AJI

Keresahan Masyarakat Kampak karena Sampah yang mencemari Lingkungan

Masalah sampah di Indonesia semakin lama semakin bertambah. Seperti beberapa daerah di Kabupaten Trenggalek, salah satunya di Kecamatan Kampak, baik sampah rumah tangga, sampah industri, maupun sampah lingkungan. Menumpuknya sampah di masyarakat Kampak bukanlah hal yang mudah untuk diselesaikan.

Dan jenis sampah yang paling jadi masalah adalah sampah plastik. Sampah yang memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam pengolahannya adalah sampah plastik. Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang paling berbahaya bagi lingkungan.Dikutip dari (smkn1gempol.sch.id) normalnya, plastik membutuhkan waktu hingga 1000 tahun untuk didekomposisi.

Banyak sekali akibat dari sampah plastik tersebut,seperti halnya banjir akibat sampah plastik yang menyumbat saluran air. Banjir akibat sampah sangat sering terjadi di beberapa desa di Kecamatan Kampak. Tentunya ini sangat meresahkan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Sudah berbagai macam cara telah dicoba, tapi masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan.

Ada salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik adalah dengan cara didaur ulang. Adapun cara pengolahan sampah plastik dapat menggunakan mesin pencacah plastik. Produk cacahan plastik dapat menjadi bahan daur ulang plastik pula. Tentunya ini bukan hanya mengurangi sampah plastik tapi juga menambah nilai produktif bagi masyarakat.

Tapi ada satu masalah yang cukup sulit untuk mengembangkan ide ini. Yaitu, menumbuhkan rasa peduli masyarakat terhadap lingkungan. Terbilang sulit, karena membuang sampah tanpa memikirkan dampak dan akibatnya, sudah menjadi kebiasaan masyarakat.

Maka dari itu, sangat penting untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan mulai dari sekolah, rumah, maupun masyarakat. Merawat lingkungan tidak akan membuat kita menjadi rugi, tetapi akan berimbas baik kepada kehidupan ke depannya.

Artikel Baru

Artikel Terkait