Misbahus Surur

Misbahus Surur
81 KIRIMAN11 KOMENTAR
Kelahiran Munjungan, Trenggalek. Menulis buku Turonggo Yakso Berjuang Untuk Eksistensi (Yogyakarta: Syafni Press, 2013) dan menyunting buku Rengkek-Rengkek: Senarai Catatan dan Kisah (Per)jalan(an) di Kota Trenggalek (Trenggalek: Tuhālas Biblioteca, 2015).

Wabah dan Manusia

Di tengah situasi dunia yang dihantam wabah—yang tidak tahu kelak bakal berakhir seperti apa—tak mungkin kita setiap hari terus merenunginya di sela jeda aktivitas...

Kisah Tidak Menarik Pohon Cengkih di Trenggalek

Hampir setiap tiba musim panen, minimal setahun sekali, saya bersama mbokde—saudara emak saya—serta beberapa saudara lain, pergi memetik cengkih ke alas (ladang) di punggung...

Etnografi Jalan Pagi

Sekian minggu ini, sehabis subuh, kami mulai kebiasaan baru—bukan dalam rangka new normal. Jalan kaki menyusuri gang buntu serta jalanan kecil di desa, dengan...

Dari Aktivitas Mata-Mata ke Rukun Tetangga

Rukun Tetangga (RT) asal-usulnya ditangkarkan dari konsep goningumi di Jepang. Goningumi adalah konsep pengelompokan masyarakat terdiri dari lima (5) hingga sepuluh (10) rumah tangga keluarga (satu KK). Goningumi lantas berganti nama menjadi tonarigumi (istilah yang berarti kelompok lingkungan).

Lebaran 2020: Bersiap Hidup dengan New Normal

Jajanan paling melekat dalam ingatan masa kecil saya ketika momen Lebaran (riyaya) tiba, adalah untir-untir dan opak gambir—nama lainnya opak gulung. Pernah mencicipinya? Dilihat...

Alun-Alun di Lintasan Waktu

Apa kira-kira fungsi alun-alun di zaman dulu?

Pemerintah Menangani Pagebluk

Asumsi saya nyatanya tak melenceng. Indonesia tak benar-benar kebal Corona sebagaimana dagelan Menteri Kesehatan, atau kelakar tak lucu beberapa penjabat negara lainnya. Pada kasus-kasus awal tersebut, pemerintah sepertinya malah menyembunyikan lagi tidak transparan, bahkan mungkin ceroboh, misalnya saja saat membaca kasus suspek di Cianjur, yang menimpa seorang pekerja telkom.

Rampogan Macan: Satu Peristiwa di Keraton Sultan

Apakah Kalian pernah melihat harimau Jawa ini berkeliaran di hutan Trenggalek?

Kronik dan Kota

Kota yang tak memiliki catatan itu nanti hanya pasrah ditempati. Tapi ia tidak pernah benar-benar nyaman ditinggali sebagai hunian yang dihayati. Generasi masa depan membutuhkan warisan dari sesuatu yang tercatat.

Batu Panduan Pulang

Nama orang-orang Indonesia lebih sering berkaitan dengan hal-hal magis (juga doa-doa).

Cerita Pohon Soekarno di Jazirah Arab

Saat turun dari pesawat di bandara Madinah, udara panas menyengat. Menggenapkan gambaran negeri Arab yang terik. Mata saya bergerak mengawasi...

Sejarah Masjid Agung Trenggalek

Masjid Agung sebuah kota umumnya berdiri di samping alun-alun. Keberadaan Masjid Agung jamak terletak di sebelah barat alun-alun dan menjadi penanda pusat...

Mencari Lokasi Waringin Pitu

Dalam Prasasti Surodakan yang dikeluarkan oleh Bhre Tumapel Dyah Kertawijaya (bergelar Widjajapara-kramawardana) pernah diresmikan sebuah perdikan dharma Rajasakusumapura di Waringin Pitu. Prasasti berisi...

Di Surodakan Prasasti itu Ditemukan

Koresponden sebuah surat kabar 83 tahun silam melaporkan penemuan benda purbakala berupa 13 lempengan tembaga dengan inskripsi bertahun 1400 M. Benda arkeologi beraksara Jawa...

Kronik Pedalaman, Islam dan Akhir Majapahit (2)

Dari kronik lokal yang masih dipegang masyarakat hingga kini, digambarkan ihwal kisah Minak Sopal yang berkonfrontasi dengan pemimpin-pemimpin komunitas Buddha di daerah setempat. Disebut...

TOP AUTHORS

Abdul Rohman
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Abid Famasya
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Achmad Santoso
3 KIRIMAN0 KOMENTAR
Ahmad Najib
5 KIRIMAN0 KOMENTAR
Ajar Shidiq
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Amin Tiyas Hidayah
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Amruloh
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Andrik Waluyo
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Androw Dzulfikar
14 KIRIMAN0 KOMENTAR
Aris Wahyudi
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Asul Wiyanto
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Bayu Teguh Pambudi
3 KIRIMAN0 KOMENTAR
Bonari Nabonenar
45 KIRIMAN0 KOMENTAR
Cahyo Handriadi
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Cak Edy Santoso
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Calysta Citra Sekarsari
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Cokro Wibowo Sumarsono
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Demang Kolot
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Desi Utami
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Dian Meiningtias
15 KIRIMAN0 KOMENTAR
Dini Novi
3 KIRIMAN0 KOMENTAR
Doni Farochin
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Edwin Anugerah Pradana
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Avatar
0 KIRIMAN0 KOMENTAR
Eka Sutarmi
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Eko Priyanto
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Elvan De Porres
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Gilang Tri Subekti
8 KIRIMAN0 KOMENTAR
Goenawan
7 KIRIMAN0 KOMENTAR
Harendhika Lukiswara
8 KIRIMAN0 KOMENTAR
Iman Finuaz
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Joeni Hartanto
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Kang Sholeh
5 KIRIMAN0 KOMENTAR
Karlina Dwi Susanti
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
KW Lidhya Ningsih
11 KIRIMAN0 KOMENTAR
Lutfiana Zulfa
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
M. Choirur Rokhim
58 KIRIMAN0 KOMENTAR
M. Indra Setiawan
4 KIRIMAN0 KOMENTAR
M. M. Isnaini Taufiqillah
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
M. Nur Arifin
3 KIRIMAN0 KOMENTAR
Masdanar
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Misbahus Surur
81 KIRIMAN11 KOMENTAR
Mochammad Faizun
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Muhammad Abduloh Fakih
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Muhammad Badruddin
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Muhammad Faza Fauzan Adhima
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Muksin Kota
5 KIRIMAN0 KOMENTAR
Mukti Satiti
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Mundi Rahayu
10 KIRIMAN0 KOMENTAR
Nanang Kurniawan
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Nur Fitriyani
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Nur Mawadah
16 KIRIMAN0 KOMENTAR
Nurul Hidayah
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Pulung Nawawijaya
18 KIRIMAN0 KOMENTAR
Randy Mahendra
10 KIRIMAN0 KOMENTAR
Restu Nur Cholidah
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Retno Kusumo
2 KIRIMAN0 KOMENTAR
Rica
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Roin J. Vahrudin
35 KIRIMAN0 KOMENTAR
Saiful Mustofa
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Samsul Rihanan
14 KIRIMAN0 KOMENTAR
Shofiatul Fuadin Nisa
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Siti Farikatur Rohmah
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Suripto
14 KIRIMAN0 KOMENTAR
Tasbihul Mamnun
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Trigus D. Susilo
74 KIRIMAN63 KOMENTAR
Wahyu Agung P
4 KIRIMAN0 KOMENTAR
Wulandari
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Yudy Sunarko
9 KIRIMAN0 KOMENTAR
Yuni LIana
1 KIRIMAN0 KOMENTAR
Zen Rachmat Sugito
1 KIRIMAN0 KOMENTAR

Most Read

Cengkih di Lereng Kelud dari Trenggalek?

“Saya tak tahu persis kapan pastinya pohon cengkih menyebar di kawasan lerang Kelud. Yang saya ingat, pohon cengkih dibawanya dari Kecamatan Kampak, Trenggalek.

Wista-lah, Kita Ini Generasi Mata Duitan!

Kira-kira dahulu apa yang ada di benak para pembawa bambu runcing? Apakah mereka turun ke gelanggang perang melawan penjajah hendak membela tanah airnya, atau...

Seperti Pilkada, Muncak ke Gunung Kadang juga Membosankan

Pencitraan sih sah-sah saja. Bahkan bisa menjadi mubah, sunnah, atau bahkan wajib tergantung dari tujuan dan kepentingannya.

Meruntuhkan Nggalekdotco dengan Semangat Sumpah Pemuda

Di penghujung Oktober, sebagai pemuda Indonesia kita disuguhi semangat dari Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Peringatan yang telah memasuki angka yang tidak lagi muda, yaitu...