Beranda Opini

Opini

Agustusan dan Bergudang-gudang Persoalan Kita

Di negeri ini, Agustusan biasa dimaknai sebagai (aneka) kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memaknai, mengenang, memeringati, dan memeriahkan hari kemerdekaan. Ada upacara,...

Pendidikan Seksualitas dan Anak-Anak Kita

Selepas ramai terkait pro dan kontra ditayangkannya film Dua Garis Biru di bioskop tanah air, tepat pada 23 Juli memperingati Hari Anak Nasional...

Pamflet untuk Mas Ipin, Bupati Termuda Se-Indonesia

Muda bukan penghalang untuk mencapai karier setinggi-tingginya. Justru usia muda seharusnya menjadi masa untuk merajut mimpi besar demi kepentingan umat. Seperti yang telah...

Predikat WTP Tidak Berarti “Sepenuhnya Baik”

Kabupaten Trenggalek selama kurun waktu 2017 – 2019 mendapatkan predikat WTP, singkatan dari Wajar Tanpa Pengecualian. Predikat ini didapatkan ketika lembaga negara...

Berani Menghapus Dana Jasmas Itu Baru Wakil Rakyat yang Aduhai

Jadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat di negeri ini sungguh mubra-mubru. Dapat gaji besar dan tunjangan ini-itu. Dari tunjangan komunikasi, mobil pribadi, kompor gas dan...

Hari Sabtu yang (Tidak) Biasa

Saya lahir akhir tahun 1980-an. Jika dikategorikan berdasarkan umur termasuk generasi milenial. Milenial yang mengalami masa-masa senja tape recorder, radio, tivi tabung dan VCD...

Pak Wiranto dan Tiga Hari Pemblokiran Media Sosial

Facebook, Whatsapp, Instagram pada tanggal 22 Mei dan berlanjut 3 hari setelahnya, mengalami down, atau lebih tepatnya di-takedown oleh pemerintah Indonesia melalui Kominfo. Alasannya...

Andai Saya Kepala Dinas Pendidikan

Apa yang diajarkan di sekolah? Persamaan dan pertidaksamaan? Hukum mendel, hukum archimides, hukum kekekalan energi? Membaca apa? Menulis(kan) apa? Saya bertanya kepada anak usia SMP...

Duren Ripto dan Duren Tanpa Nama

Ini cerita mengenai Durian Ripto. Demikianlah memang namanya. Khas Trenggalek. Persisnya berasal dari Kecamatan Watulimo. Saya benar-benar mengenali Durian Ripto ketika berkesempatan...

Masyarakat Desa dalam Ketegangan Politik Elektoral

Media sosial adalah medan tempat menggiring perang wacana. Dalam babakan politik elektoral misalnya, media sosial dominan digunakan masyarakat Indonesia untuk berperang wacana “golput”, atau polarisasi “cebong” dan...

Menjadi Kartini Masa Kini

Kartini merelakan dirinya menjadi contoh propaganda, bahwa sebaik-baik wanita (perempuan) cantik dan kaya, akan lebih baik kalau berbudi dan mampu ber­pikir (Sulastin, 1979:341)

Golput dan Narasi Perpecahan dalam Pemilu

Abstain mungkin lebih ramah dirasakan dan didengar telinga ketimbang disebut dengan golput, meski secara pengertian kedua kata tersebut berarti sama. Namun, di...

Most Read

Cengkih di Lereng Kelud dari Trenggalek?

“Saya tak tahu persis kapan pastinya pohon cengkih menyebar di kawasan lerang Kelud. Yang saya ingat, pohon cengkih dibawanya dari Kecamatan Kampak, Trenggalek.

Wista-lah, Kita Ini Generasi Mata Duitan!

Kira-kira dahulu apa yang ada di benak para pembawa bambu runcing? Apakah mereka turun ke gelanggang perang melawan penjajah hendak membela tanah airnya, atau...

Seperti Pilkada, Muncak ke Gunung Kadang juga Membosankan

Pencitraan sih sah-sah saja. Bahkan bisa menjadi mubah, sunnah, atau bahkan wajib tergantung dari tujuan dan kepentingannya.

Meruntuhkan Nggalekdotco dengan Semangat Sumpah Pemuda

Di penghujung Oktober, sebagai pemuda Indonesia kita disuguhi semangat dari Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Peringatan yang telah memasuki angka yang tidak lagi muda, yaitu...