”Agama-agama yang ada di Indonesia dan dunia memang berbeda satu sama lain. Wajar jika masing-masing pemeluk agama secara subjektif merasa agamanya yang paling baik. Namun demikian, di balik perbedaan antaragama dan subjektivitas para pemeluknya, semua agama sesungguhnya memiliki titik temu dalam seruan mencintai, yang dikenal dengan ’kaidah emas’ (golden rule). Dalam kalimat negatif, kaidah emas itu berseru: janganlah engkau berbuat sesuatu kepada orang lain...