Nama seorang anak dipanggil, disertai tepuk tangan hadirin. Anak itu berjalan dari kerumunan menuju panggung. Pembawa acara memperkenalkan lebih lengkap anak tersebut: duduk di kelas berapa, dari sekolah mana, dan prestasi apa saja yang sudah dicapai. Setelah anak berada di panggung, pembawa acara melanjutkan memanggil nama anak yang lain. Begitu seterusnya hingga beberapa nama selesai dipanggil.
Satu persatu secara berurutan, seseorang menyerahkan piagam dan tropi...
”Agama-agama yang ada di Indonesia dan dunia memang berbeda satu sama lain. Wajar jika masing-masing pemeluk agama secara subjektif merasa agamanya yang paling baik....
Dalam regulasi sosial-ekonomi, khususnya di Trenggalek, sulit untuk tidak melibatkan para pekerja perempuan dalam kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan rumah tangga. Jauh sebelum kita mengenal...
Salah satu hasil perkebunan yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Trenggalek adalah komoditas kelapa. Kelapa tumbuh subur di seluruh kabupaten. Bahkan, kelapa mudah kita...
Sore itu pantai pasir putih tampak tenang. Mentari menjauh ke arah barat hingga tertutup gugusan Gunung Kumbokarno. Hanya bias cahayanya yang masih menerobos di...
Dalam budaya Jawa, manusia digambarkan begitu karib dengan kayon (pohonan), tumbuhan dan hewan-hewan di sekitarnya. Sering pula beberapa jenis kayon, tumbuhan dan hewan menjadi...
Kegiatan salat traweh ing Padukuhan Sukalunga, sing manggon ana omahe Mbah Dasiyo, sing dipimpin dening mantune sing jenenge Brata, wis bisa lumaku kanthi lancar....
Penulis beberapa kali didatangi oleh Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk daerah pemilihan Kabupaten Trenggalek. Bukan tersebab penulis seorang konsultan politik atau...
Mulanya Miran tidak tahu gunanya buku saku itu untuk apa, Wawan menjelaskan perihal kegunaan buku saku itu untuk mencatat hal-hal penting selama seminar.