Arsip Bulanan: April, 2016

Fenomena Wanita Sebagai Tulang-Punggung Keluarga

Perlu digaris bawahi, seringkali keadaan tersebut menjadi masalah ketika para suami tidak berusaha mencari kerja

Anak Nangis, Emak Histeris!

Nama seorang anak dipanggil, disertai tepuk tangan hadirin. Anak itu berjalan dari kerumunan menuju panggung. Pembawa acara memperkenalkan lebih lengkap anak tersebut: duduk di kelas berapa, dari sekolah mana, dan prestasi apa saja yang sudah dicapai. Setelah anak berada di panggung, pembawa acara melanjutkan memanggil nama anak yang lain. Begitu seterusnya hingga beberapa nama selesai dipanggil. Satu persatu secara berurutan, seseorang menyerahkan piagam dan tropi...
spot_img

Basa, tentang Kesantunan Berbahasa

Basa dalam masyarakat Jawa adalah ukuran. Ia mendefinisikan unggah-ungguh (baca: sopan-santun). Tidak semena-mena. Ada proses lama. Sehingga begitu kau serampangan memakainya, kau akan dituduh...

Basa Krama, Alat Tutur yang (Segera) Punah (?)

Sering ketika menghadiri acara tasyakuran, saya termasuk orang yang tak mau tahu dengan apa yang disampaikan oleh pembicara: tak peduli dengan isi dan bahasa...

Nostalgia Jajan Pasar

Apa yang bisa dibanggakan dari sebuah kehidupan sederhana, terpinggirkan, kerap di-nyinyir-i sebagai kesatuan atas kaum pedalaman nun jauh dari hiruk-pikuk peradaban urban yang molek...

Quo Vadis Gotong Royong?

Gotong royong adalah kegiatan melakukan sesuatu dengan cara bekerja sama dengan orang lain atau banyak orang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah atau membuat ringan...

Kisah Langgar di Kampung Saya

Mungkin saya akan terkesan tua saat  menuturkan kisah perihal waktu lampau, bahwa saya pernah mengalami masa di mana langgar-langgar masih begitu ramai dengan suara...

Membangun Desa dari Sudut yang Lain

Dalam artikel yang ditulis Misbahus Surur berjudul “Desa Menggempur Kota” beberapa hari lalu dan juga di artikelnya yang lain, kita semua disuguhi fenomena paling...

Berkunjung ke Pesisir Panggul

Bahwa dalam beberapa hari kemarin, tulisan yang telah diposting di nggalek.co kebanyakan membahas Kecamatan Watulimo, padahal secara grambayangan web ini ditujukan untuk membahas Trenggalek...

Bukan Surat untuk Kartini

Kartini sudah meninggal. Dan orang yang sudah meninggal tidak akan membaca surat jenis apapun. Justru kita yang harus membacakan surat (yasin) untuknya. Bukannya bermaksud mengolok-olok...

Kartini dan Tradisi Membaca

Dalam sebuah surat awal 1900-an, Kartini pernah menggores seikat perumpamaan bagi dirinya sendiri yang tengah bergairah melanjutkan belajar tapi dijegal, "...semacam penganan enak disorongkan...

Anyone Can Write

Pernah nonton film “Ratatouille”? Itu lho, film kartun tentang tikus yang bisa memasak. Film tersebut bercerita kalau si tikus bisa memasak karena dimantrai oleh...

Cerita tentang Dongke

Seperti malam-malam biasanya, di rumah saya—yang sekaligus juga sebagai tempat kerja—banyak kawan-kawan duduk bercengkrama di halaman rumah. Bersosialisasi sambil modus ngopi sudah menjadi kebiasaan....

Andai Tayub(an) tanpa Miras (?)

“Mangga ingkang pikantuk sampur, kula aturi enggal jumeneng.” (Mari, hadirin yang telah mendapat sampur, saya undang lekas berdiri). Pecinta langen tayub Trenggalek pasti mengenal makna...