Penulis Dikirim oleh Bonari Nabonenar

Bonari Nabonenar

Bonari Nabonenar
18 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Lahir di Desa Cakul, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek (1964), menulis dengan bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Ikut menyunting tabloid berbahasa Jawa bagi remaja Bro dan Majalah Peduli yang diterbitkan untuk komunitas pekerja migran asal Indonesia di Hong Kong. Dapat dihubungi melalui: [email protected]

POPULER

TERBARU

tungku, pawonan, menanak nasi di tungku

Suatu Hari di Kampung Halaman

Saya kangen makan nasi yang ditanak di tungku. Lima genggaman penuh dua tangan atau lebih beras dibersihkan (dipususi) di dunak/tompo (nama wadah dari anyaman...